Tampilkan postingan dengan label Subnetting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Subnetting. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2015

MENGHITUNG SUBNETTING IP ADDRESS KELAS C

conto soal :
192.168.13.2/27

Biner
11111111
11111111
11111111
11100000

Oktet 1
Oktet 2
Oktet 3
Oktet 4
Subnet mask :
255
255
255
224
Jumlah subnet
= 8



Jumlah host
– 2 =
32 – 2 = 30


Block subnet
256 – 224 = 32




Block A
Block B
Block C
Block D
Net ID
192.168.13.0
192.168.13.32
192.168.13.64
192.168.13.96
Host awal
192.168.13.1
192.168.13.33
192.168.13.65
192.168.13.97
Host Terakhir
192.168.13.30
192.168.13.62
192.168.13.94
192.168.13.126
Broadcast
192.168.13.31
192.168.13.63
192.168.13.95
192.168.13.127

Block E
Block F
Block G
Block H
Net ID
192.168.13.128
192.168.13.160
192.168.13.192
192.168.13.224
Host awal
192.168.13.129
192.168.13.161
192.168.13.193
192.168.13.225
Host Terakhir
192.168.13.158
192.168.13.190
192.168.13.222
192.168.13.254
Broadcast
192.168.13.159
192.168.13.191
192.168.13.223
192.168.13.255




  • Default Network ID untuk kelas C yaitu 24 bit, yang berarti dari oktet ke-1 sampai oktet ke-3.
  • jumlah subnet dipengaruhi dari jumlah bit (1) pada oktet ke-4.
  • jumlah host dipengaruhi dari jumlah bit (0) pada oktet ke-4.
  • range host awal dan terakhir (192.168.13.1 - 192.168.13.30) dilihat dari jumlah hostnya
  • jumlah IP Address pada setiap block adalah 32 => 30 IP valid, dan sisanya Net ID dan Broadcast.
  • block subnet 256 - 224, 256 adalah jumlah 8 bin (1) yang didesimalkan.
  • MENGHITUNG SUBNETTING IP ADDRESS KELAS B

    cotoh soal :

    172.168.2.1/18

    Biner
    11111111
    11111111
    11000000
    00000000

    Oktet 1
    Oktet 2
    Oktet 3
    Oktet 4
    Subnet mask :
    255
    255
    192
    0
    Jumlah subnet
    = 4



    Jumlah host
    – 2 =
    16384 – 2 = 16382


    Block subnet
    256 – 192 = 64




    Block A
    Block B
    Block C
    Block D
    Net ID
    172.168.0.0
    172.168.64.0
    172.168.128.0
    172.168.192.0
    Host awal
    172.168.0.1
    172.168.64.1
    172.168.128.1
    172.168.192.1
    Host Terakhir
    172.168.63.254
    172.168.127.254
    172.168.191.254
    172.168.255.254
    Broadcast
    172.168.63.255
    172.168.127.255
    172.168.191.255
    172.168.255.255



    • Net ID pada setiap block ditambahkan 64, 172.168.0.0 --> 172.16.64.0. karena IP Address ini adalah IP Address kelas B, maka yang ditambahkannya di oktet ke - 3.
    • Host pertama dan host terakhir memiliki range 64 pada oktet ke - 3, dapat ditentukan dari block subnetnya, namun pada oktet ke - 4 untuk host terakhir yaitu 254.
      172.168.63.254, 254 merupakan IP Host Terakhir dan 255 merupakan IP Broadcast.

      (range host awal dan host terakhir pada oktet ke-3) x 254 = jumlah host setiap block.
      (172.168.0.1 - 172.168.63.254)
      64 x 254 = jumlah host setiap block.

    • jumlah subnet ditentukan dari jumlah bit (1) pada oktet ke - 3  => , jumlah subnet menetukan banyaknya block.
    • jumlah host ditentuan dari sisa jumlah bit (0) pada oktet ke - 3 dan ke - 4 =>  - 2 = 16382 (IP valid).

    Sabtu, 04 April 2015

    MENGHITUNG SUBNETING IP ADDRESS KELAS A

    Menghitung Subnetting IP Address Kelas A


    yang membedakan ip address kelas A, B dan C, terletak pada oktetnya. untuk kelas A oktet yang ditambahkan yaitu oktet 2, oktet 3, dan oktet 4 .


    10
    60
    20
    4
    11111111
    11110000
    00000000
    00000000
    Oktet 1
    Oktet 2
    Oktet 3
    Oktet 4



    contoh soal  1 : 

    10.60.20.4/12
    tentukan Netmask, total IP, Network, dan Broadcast.
    Penyelesaian :

    karena ip address ini merupakan kelas A, maka host yang menjadi acuan adalah 60, cara menghitungnya /12 + 16 = /28.
     NB = 16 didapat dari penjumlahan oktet 3 dan oktet 4 yang masing - masing oktet berjumlah 8 biner, jadi 8 + 8 = 16.
    /28 yang mempunyai total IP Address 16 yaitu [ 0 - 15 ], dengan kata lain range IP Address 10.0.0.0 - 10.15.255.255. dikarenakan contoh soal diatas hostnya 60 yaitu 10.60.20.4, jadi tidak termasuk kedalam range IP [ 0 - 15 ], oleh karena itu untuk megetahui IP Address 10.60.20.4 termasuk kedalam range yang mana, maka 60 dibagi dengan total IP Addressnya dan hasilnya dikalikan dengan total IP Addressnya juga. 60 : 16 = 3.75, digenapkan jadi 3 x 16 = 48, dan 48 + 15 = 63,maka rangenya [ 48 - 63 ], jadi IP Address 10.60.20.4 masuk kedalam range 10.48.0.0 - 10.63.0.0.
    karena IP Address ini merupakan IP kelas A, bukan berarti total IP Addressnya 16, melainkan 16 x 256 x 256 = 1.048.576. jadi /12 memiliki IP Address berjumlah 1.048.576. pertanyaannya, mengapa harus dikali 256 sebanyak 2 kali, karena menggunkan oktet 2, oktet 3, dan oktet 4.
    Total IP
    1.048.576
    Network
    10.60.0.0
    IP Awal
    10.60.0.1
    IP Akhir
    10.74.255.254
    BroadCast
    10.75.255.255
    Netmask
    256-16 = 255.240.0.0

    contoh soal 2 :
    20.0.0.0/20
    tentukan Net ID, Host Pertama, Host Terakhir, Broadcast.
    penyelesaian :

    11111111
    11000000
    00000000
    00000000

    255
    192
    0
    0

    Jumlah Subnet =
     = 4

      (jumlah block)

    Jumlah Host =
    -  2
     = 4194304 -2
     = 4194302

    Block Subnet =
    256 – 192
     = 64
    (range setiap block)


    Block A
    Block B
    Block C
    Block D
    Net ID
    20.0.0.0
    20.64.0.0
    20.128.0.0
    20.192.0.0
    Host Pertama
    20.0.0.1
    20.64.0.1
    20.128.0.1
    20.192.0.1
    Host Terakhir
    20.63.255.254
    20.127.255.254
    20.191.255.254
    20.255.255.254
    Broadcast
    20.63.255.255
    20.127.255.255
    20.191.255.255
    20.255.255.255

    Net ID 20.0.0.0 (Block A) dan Net ID 20.64.0.0, perbedaan Net ID tersebut di tentukan dengan Block Subnet yang bernilai 64, range Net ID setiap block bernilai 64, yang di tambahakan pada oktet kedua hal ini dikarenakan IP Address merupakan IP Address kelas A . Jumlah Subnet menentukan banyaknya jumlah Block